7 Aplikasi Belajar Bahasa Asing yang Cocok untuk Pelajar
Belajar bahasa asing kini tidak lagi harus melalui buku tebal atau kursus mahal. Berkat kemajuan teknologi, pelajar bisa memanfaatkan aplikasi belajar bahasa asing yang praktis, interaktif, dan menyenangkan. Artikel ini akan membahas tujuh aplikasi terbaik yang cocok untuk kamu yang ingin menguasai bahasa baru tanpa harus meninggalkan rutinitas harian.
1. Duolingo: Belajar Bahasa Asing dengan Cara Seru
Duolingo menjadi salah satu aplikasi yang paling populer untuk belajar bahasa asing. Aplikasi ini menggunakan metode gamifikasi sehingga belajar terasa seperti bermain game. Kamu bisa menyelesaikan level, mendapatkan poin, dan bahkan bersaing dengan teman-temanmu.
Kelebihan Duolingo:
-
Mendukung banyak bahasa, mulai dari Inggris, Prancis, Jepang, hingga Arab.
-
Pembelajaran berbasis latihan singkat yang mudah dimasukkan ke jadwal harian.
-
Gratis dengan opsi premium untuk fitur tambahan.
Dengan Duolingo, belajar bahasa asing jadi tidak membosankan karena setiap sesi hanya memakan waktu beberapa menit saja.
2. Babbel: Fokus pada Percakapan Nyata
Jika kamu ingin langsung bisa bercakap-cakap dalam bahasa baru, Babbel adalah pilihan tepat. Aplikasi ini menekankan pada pembelajaran percakapan sehari-hari, sehingga lebih cepat digunakan dalam kehidupan nyata.
Kelebihan Babbel:
-
Modul pembelajaran berbasis situasi nyata.
-
Penjelasan tata bahasa yang jelas tapi tidak terlalu membingungkan.
-
Cocok untuk pelajar yang ingin persiapan ujian bahasa.
Babbel lebih cocok bagi mereka yang serius ingin menguasai bahasa asing secara praktis dan fungsional.
3. Memrise: Belajar Bahasa Asing dengan Memori Visual
Memrise menggabungkan video penutur asli dengan teknik menghafal berbasis visual. Pelajar bisa melihat cara pengucapan kata atau frasa dari penutur asli, sehingga lebih mudah diingat.
Kelebihan Memrise:
-
Mengutamakan pengucapan dan mendengar percakapan asli.
-
Memiliki fitur latihan kosakata interaktif.
-
Tersedia dalam versi gratis dan premium.
Bagi pelajar yang kesulitan mengingat kosakata baru, Memrise menjadi aplikasi belajar bahasa asing yang sangat membantu.
Baca Juga: 7 Metode Pengajaran Inovatif yang Sedang Tren di Sekolah
4. Rosetta Stone: Metode Imersif yang Mendalam
Rosetta Stone menggunakan metode imersif, di mana pelajar belajar bahasa asing secara alami seperti belajar bahasa ibu. Metode ini membuat pengguna terbiasa dengan bahasa baru tanpa terlalu bergantung pada terjemahan.
Kelebihan Rosetta Stone:
-
Fokus pada pengucapan dan pemahaman konteks.
-
Materi disusun bertahap mulai dari level pemula hingga mahir.
-
Cocok untuk pelajar yang ingin belajar dengan serius.
Meskipun berbayar, pengalaman belajar di Rosetta Stone sering dianggap sepadan karena efektivitasnya.
5. HelloTalk: Belajar Bahasa Asing dengan Interaksi Sosial
HelloTalk menghadirkan pengalaman belajar yang unik karena pelajar bisa langsung berinteraksi dengan penutur asli dari seluruh dunia. Kamu bisa chat, voice note, bahkan video call untuk latihan bahasa.
Kelebihan HelloTalk:
-
Latihan bahasa secara langsung dengan native speaker.
-
Fitur koreksi otomatis dari teman atau tutor.
-
Bisa belajar banyak bahasa sekaligus.
Aplikasi ini cocok untuk pelajar yang ingin meningkatkan kemampuan komunikasi nyata sekaligus membangun jaringan internasional.
6. LingQ: Fokus Membaca dan Mendengar
LingQ menawarkan pendekatan belajar bahasa asing melalui membaca dan mendengar konten yang menarik. Pelajar bisa memilih materi sesuai minat, seperti berita, cerita, atau artikel.
Kelebihan LingQ:
-
Materi belajar beragam dan aktual.
-
Bisa menyimpan kata-kata baru untuk latihan lebih lanjut.
-
Mendukung pembelajaran otodidak dengan fleksibilitas tinggi.
LingQ pas untuk pelajar yang ingin belajar bahasa asing secara lebih mendalam sambil menikmati konten menarik.
7. Drops: Belajar Kosakata dengan Visual Menarik
Drops menekankan pada pembelajaran kosakata dengan metode visual yang cepat dan interaktif. Setiap kata dilengkapi ilustrasi dan audio, sehingga lebih mudah diingat.
Kelebihan Drops:
-
Sesi belajar hanya 5 menit per hari, cocok untuk pelajar sibuk.
-
Fokus pada kosakata yang sering digunakan.
-
Desain visual menarik dan menyenangkan.
Dengan Drops, pelajar bisa menambah kosakata baru setiap hari tanpa merasa terbebani.